• Rabu, 5 Oktober 2022

Mahasiswa UPI Bandung Lakukan Observasi Anak-Anak SLB E Sentra Handayani Jakarta Sekolah Luar Biasa (SLB) E Se

- Kamis, 22 September 2022 | 22:57 WIB
Kunjun gan mahasiswa UOPI bandungf ke SLB E Handayani (kemensos)
Kunjun gan mahasiswa UOPI bandungf ke SLB E Handayani (kemensos)

SILANEWS - Anak dengan kebutuhan khusus (ABK) masih banyak yang sulit mendapatkan akses pendidikan. Bukan saja karena masalah tempat pendidikan yang masih terbatas. Tapi akses para orangtua untuk mendapatkan wawasan terkait dengan pendidikan ABK juga minim.

Untuk memberikan akses pendidikan bagi ABK, di Jakarta terdapat Sekolah Luar Biasa (SLB) E Sentra Handayani. Pada Rabu (21/09/2022) sekolah ini dikunjungi 29 orang mahasiswa Jurusan Pendidikan Khusus, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Baca Juga: Ulama Besar dari Al-Azhari Mesir Kagumi Sistem Pendidikan Pesantren

UPI Bandung memiliki Departemen pendidikan khusus yang memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan nasional untuk semua dan melahirkan pendidik bagi siswa-siswa berkebutuhan khusus sehingga mampu membuat suasana inklusif yang merujuk pada pengembangan potensi siswa.

Di SLB E Sentra Handayani, para mahasiswa melakukan mengobservasi langsung kondisi siswa yang memiliki kebutuhan khusus, dan kontak dengan anak-anak yang sedang berhadapan dengan kasus hukum, baik sebagai pelaku maupun korban.

Mahasiswa UPI di sambut oleh Kepala Sentra Handayani di Jakarta Romal Sinaga beserta dengan Kepala Sekolah SLB E, Guru dan juga Siswa.

Baca Juga: Nindya Karya Tandatangani MoU Rencana Kerjasama Investasi dan Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa UPI

"Selamat datang, selamat berinteraksi dengan anak-anak kami. Adik-adik bisa melakukan observasi langsung kepada anak-anak di SLB E Sentra Handayani yang merupakan sarana untuk mendidik dan memberikan wawasan bagi mereka untuk mengubah perilaku dan mendapatkan ilmu," ucap Romal.

Dijelaskan, anak-anak dibina oleh tenaga pengajar yang terdiri dari pendidik, pekerja sosial, penyuluh sosial, psikolog, instruktur, konselor maupun jabatan pelaksana lainnya yang dapat memberikan pengajaran sehingga mereka memperoleh ilmu yang sama dengan sekolah di luar.

Halaman:

Editor: Aris Heru Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X