• Rabu, 5 Oktober 2022

Toyota Menetapkan Target Penjualan Global 3,5 juta Kendaraan Listrik Pada Tahun 2030

- Rabu, 15 Desember 2021 | 20:16 WIB
Presiden Toyota Motor Corp Akio Toyoda berbicara pada konferensi pers di Tokyo pada 14 Desember 2021, tentang rencana investasi untuk kendaraan listrik. (Kyodo News)
Presiden Toyota Motor Corp Akio Toyoda berbicara pada konferensi pers di Tokyo pada 14 Desember 2021, tentang rencana investasi untuk kendaraan listrik. (Kyodo News)

SILANEWSToyota Motor Corp. pada Selasa (14/12) mengatakan bahwa pihaknya bertujuan untuk menjual 3,5 juta kendaraan listrik secara global pada tahun 2030 karena membangun momentum dalam dorongannya untuk mencapai netralitas karbon.

Pembuat mobil Jepang itu mengatakan siap untuk menginvestasikan 8 triliun yen ($ 70 miliar) untuk mobil listrik pada tahun 2030, dan meluncurkan 30 model EV secara global pada tahun itu.

"Situasi seputar energi berbeda dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Oleh karena itu, Toyota ingin memenuhi situasi dan kebutuhan berbagai negara dan wilayah dengan menawarkan berbagai pilihan dalam hal netralitas karbon," kata Presiden Akio Toyoda pada konferensi pers seperti dilansir dari situs Kyodo News Online.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6 Tahun - 11 Tahun

Toyota telah mengatakan sebelumnya bahwa dari 8 juta mobil listrik yang ingin dijual pada tahun 2030, 2 juta akan menjadi kendaraan listrik baterai dan kendaraan sel bahan bakar.

Produsen mobil terbesar di dunia berdasarkan volume juga akan meningkatkan investasinya dalam pengembangan baterai menjadi 2 triliun yen dari 1,5 triliun yen yang diumumkan sebelumnya, tambah Toyoda.

Pengumuman ini muncul saat pembuat mobil di seluruh dunia sedang beralih ke mobil listrik untuk memainkan peran mereka dalam upaya global untuk mengurangi emisi karbon dioksida.

Toyota telah berupaya membangun "barisan lengkap" kendaraan listrik, termasuk EV dan hibrida serta kendaraan sel bahan bakar yang menggunakan hidrogen, dengan mengatakan ingin menawarkan opsi berbeda kepada pelanggan. Namun pendekatan tersebut terkadang menuai kritik karena pesimistis terhadap pengembangan EV.

Baca Juga: Peneliti Oxford: Omicron Masih Dapat Menginfeksi Orang yang Divaksinasi Lengkap

Halaman:

Editor: Amril Taufik Gobel

Sumber: Kyodo Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menhub Buka Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2022

Rabu, 27 April 2022 | 10:12 WIB
X