• Minggu, 4 Desember 2022

Vaksin Pancasila

- Rabu, 13 April 2022 | 16:17 WIB
Vaksin Pancasila (Aris Heru Utomo)
Vaksin Pancasila (Aris Heru Utomo)

 

SILANEWS - Di tengah pandemi Covid-19 yang dimulai sejak tahun 2020, pemberitaan mengenai vaksinasi menjadi topik utama dalam kehidupan keseharian masyarakat. Ruang terbesar media diisi dengan berbagai sosialisasi program vaksinasi, diikuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM bertahap serta kebijakan pemerintah untuk pemulihan ekonomi.

Vaksinasi atau imunisasi menjadi target utama karena bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi memang menjadi tujuan yang ingin dicapai guna menurunkan angka kesakitan dan angka kematian akibat virus Covid-19.

“Saya senang melihat upaya pemerintah melaksanakan vaksinasi Covid 19 disambut hangat masyarakat,” ujar Mas Nanang Rahmat Hidayat, pendiri dan pengelola Museum Rumah Garuda Yogyakarta yang juga Dosen Institut Seni Indonesia Yogyakarta ketika berbincang-bincang di kediamanannya.

Baca Juga: Ini Dia Sejarah dan Tanggal Lahir Lambang Garuda Pancasila

“Tingginya animo masyarakat untuk disuntik Vaksin Covid-19 pada setiap kegiatan vaksinasi digelar memperlihatkan keinginan besar masyarakat untuk bebas dari virus yang sudah menghantui kehidupan manusia dalam dua tahun terakhir.” tambah Mas Nanang.

“Namun, yang juga sangat diperlukan saat ini adalah vaksin Pancasila,” ujar Mas Nanang dengan mimik serius sambil menunjukkan patung instalasi Garuda Pancasila dengan jarum suntik dan botol vaksin yang dibuatnya. Patung tersebut diletakkan dalam kaca berbentuk akuarium.

“Seperti dipahami bersama bahwa hari-hari belakangan ini virus ideologi yang antara lain mencakup paham individualisme, komunisme, intoleransi, separatisme, radikalisme, terorisme, dan etnonasionalisme telah menyebar cepat sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Mas Nanang.

Baca Juga: Wah Ternyata Lambang Garuda Pancasila Diadopsi sebagai Lambang Negeri Ambazonia

Saya mengamini pernyataan Mas Nanang karena apa yang disampaikannya pada dasarnya berangkat dari kegelisahan sama seperti yang saya rasakan belakangan ini. Berbagai virus ideologi yang mengancam keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara telah merasuk sedemikian cepat dalam kehidupan keseharian masyarakat. Kehadiran ruang digital semakin mempercepat proses penyebarluasan virus ke segala penjuru.

Halaman:

Editor: Aris Heru Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada BPIP Dibalik Keberhasilan Paskibraka 2022

Jumat, 19 Agustus 2022 | 06:14 WIB

Bung Karno di Mata Cucunya, Puan Maharani

Rabu, 22 Juni 2022 | 11:26 WIB

Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila 2022

Kamis, 26 Mei 2022 | 06:46 WIB

Vaksin Pancasila

Rabu, 13 April 2022 | 16:17 WIB

Membumikan Pancasila Melalui Panca Main Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 23:22 WIB
X