• Jumat, 22 September 2023

Nilai-nilai Pancasila Juga Ada dalam Bisnis. Begini Penjelasan Romo Benny, Stafsus Ketua Dewan Pengarah BPIP

- Rabu, 17 November 2021 | 13:36 WIB
Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Romo Antonius Benny Susetyo (BPIP)
Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Romo Antonius Benny Susetyo (BPIP)

SILANEWS - Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Romo Antonius Benny Susetyo berkesempatan membuka webinar IPMI International Business School (17/11).

Webinar sendiri mengambil tema prinsip tentang “Dasar Melakukan Bisnis Berbasis Kristiani”. Diserukan bahwa umat Kristiani harus menciptakan bisnis berbasis Kristiani dan Pancasila.

Romo Benny membuka dengan kata “Saya melukai manusia berarti saya melukai Tuhan”.

Baca Juga: Memalukan, Timnas Indonesia Kalah 0-1 dari Afghanistan

Dengan dasar itu, ia mengajak para peserta agar memiliki prinsip untuk menghargai, melindungi, untuk kesejahteraan masyarakat bersama.

“Mencerdaskan, adil, dan menjaga hak asasi manusia, yang dilakukan dalam kegiatan bisinis berbasis kristiani, serta berpegang teguh kepada Pancasila,” jelasnya.

Dia juga mengajak para peserta webinar untuk mengimplementasikannya dengan keadaan Indonesia pada saat ini.

Baca Juga: Pemprov Jawa Tengah Siap Gotong Royong Implementasikan Materi 'Pembinaan Ideologi Pancasila'

“Perkembangan ekonomi pada dasarnya adalah melayani manusia, yang mana negara bertugas untuk menjaga dan menjamin ekonomi agar berjalan adil dan merata, serta segala bentuk konflik diselesaikan secara musyawarah,” lanjutnya.

Menurutnya, budaya yang harus terus diterapkan dalam bisnis berbasis kristiani yaitu tidak boleh mencuri, menipu, membayar upah tidak adil, spekulasi, korupsi, merusak milik umum, pengelakan pajak, tidak mengadakan taruhan yang tidak adil, dan tidak melakukan usaha memperhamba manusia.

Baca Juga: Akui Salah Soal Wayang Kulit, Adidas Singapore Minta Maaf Melalui Instagram

Sementara itu, berkaitan dengan Pancasila, Romo Benny menyatakan bahwa sangat jelas bisnis berbasis kristiani seperti dalam negara mengakui kemajemukan dan keberagaman yang ada di sekitar masyarakat dan sesuai dengan pelaksanaan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

“Tidak boleh ada praktik diskriminasi, peraturan perundang-undangan yang mengayomi semua warga negara dari hak dan kewajiban setiap masyarakat, musyawarah mufakat adalah perwujudan pengutamaan kepentingan bersama diatas pribadi. Sikap kekeluargaan, kegotongroyongan, tidak ada usaha pemerasan dan pemborosan serta hidup bergaya mewah,” jelasnya.

Baca Juga: Sejumlah Pilot Garuda Rencananya akan Dialihkan ke Citilink, Ada Apa?

Halaman:

Editor: Yulyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada BPIP Dibalik Keberhasilan Paskibraka 2022

Jumat, 19 Agustus 2022 | 06:14 WIB

Bung Karno di Mata Cucunya, Puan Maharani

Rabu, 22 Juni 2022 | 11:26 WIB

Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila 2022

Kamis, 26 Mei 2022 | 06:46 WIB

Vaksin Pancasila

Rabu, 13 April 2022 | 16:17 WIB

Membumikan Pancasila Melalui Panca Main Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 23:22 WIB
X