Dukung Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Nindya Karya Gelar Pelatihan Sertifikasi Kompetensi TKDN

- Rabu, 30 November 2022 | 12:19 WIB
Senor Vice Presiden SCM PT.Nindya Karya,Haryanto, Membuka Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi TKDN, Rabu (30/11) (Nindya Karya)
Senor Vice Presiden SCM PT.Nindya Karya,Haryanto, Membuka Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi TKDN, Rabu (30/11) (Nindya Karya)

SILANEWS-PT Nindya Karya bertindak sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi TKDN yang diadakan di Aula Serbaguna Gedung Nindya Lantai 9, Cawang, Jakarta Timur, pada hari Rabu-Kamis (30 November-1 Desember 2022). Acara ini merupakan bagian dari kegiatan Working Team Procurement & SCM Sub PMO Core Competency BUMN Karya, 

Diikuti 50 orang peserta yang berasal dari beberapa perwakilan peserta BUMN Karya, pelatihan dilaksanakan dengan narasumber dari PT Surveyor Indonesia dan dibuka secara resmi oleh Senior Vice President Departemen Supply Chain PT Nindya Karya, Haryanto, Rabu (30/11).

Baca Juga: Investor Naik 39 Kali, Kepala Otorita Ungkap Adanya Peningkatan Minat Investasi ke IKN

"Saya berharap momentum pelaksanaan pelatihan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta karena kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyokong percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 Tanggal 30 Maret 2022 serta implementasi pembahasan Working Team Procurement BUMN Karya dalam meningkatkan kompetensi personil terkait TKDN,"kata Haryanto dalam kata sambutannya.

Beliau melanjutkan, optimalisasi TKDN menjadi komitmen kesungguhan BUMN infrastruktur dalam peningkatan pemanfaatan produk dalam negeri secara konsisten pada pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Baca Juga: Skuad Garuda Jalani Latihan Perdana di Bali Hadapi Laga Piala AFF 2022

"Materi yang disajikan dalam pelatihan ini diharapkan menjadi bekal terbaik dan akan diterapkan peserta di tempat kerja masing-masing , karena tidak hanya membahas soal dasar hukum terkait dengan perhitungan TKDN juga implementasi TKDN dalam proses pengadaan secara komprehensif,"ujar Hardiansyah salah seorang instruktur dari PT.Surveyor Indonesia.

"Pemerintah terus berupaya mengejar target rata-rata pemakaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% terhadap produk dalam negeri. Target tersebut diharapkan sudah bisa diimplementasikan para pelaku industri pada semua sektor termasuk sektor konstruksi, dalam waktu dekat dan ini perlu didukung dengan kompetensi memadai pelaksananya"pungkas Hardiansyah optimis ***.

Editor: Amril Taufik Gobel

Sumber: Nindya Karya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X