• Minggu, 4 Desember 2022

DMC IKA Teknik Unhas dan Nindya Karya Peduli Lakukan Respon Tanggap Darurat di Lokasi Gempa Cianjur

- Rabu, 23 November 2022 | 14:55 WIB
Bersama Tim Nindya Karya Peduli, tim DMC IKATEK Unhas salurkan bantuan kepada korban terdampak gempa di Cianjur (DMC Ikatek Unhas)
Bersama Tim Nindya Karya Peduli, tim DMC IKATEK Unhas salurkan bantuan kepada korban terdampak gempa di Cianjur (DMC Ikatek Unhas)

SILANEWS-Tim DMC (Disaster Management Center) IKATEK-UNHAS bekerjasama dengan Nindya Peduli melakukan respon Tanggap Darurat dengan mengirimkan 7 orang TRC (Team Reaksi Cepat) yang dikomandoi langsung oleh Ketua DMC IKATEK UNHAS Muh. Syukri Turusi ke lokasi Gempa di Cianjur sejak Selasa 22 November 2022.

Ketua DMC IKATEK-UNHAS, Muh. Syukri Turusi mengatakan bahwa tim yang ia pimpin melakukan berbagai kegiatan dalam membantu warga terdampak gempa bumi tersebut.

“Kita evakuasi korban, membagikan logistik berupa terpal, tikar plastik, mie instan, ikan sarden, air mineral, pakaian wanita dan pria, minyak goreng, paket balita dan beras, mendirikan 2 dapur umum dengan kapasitas 100 porsi sekali masak, dan mengaktifasi Posko Komando bertempat di Jalan Rancagoong, RT. 02, RW. 05,” ucap Syukri.

 Baca Juga: Presiden Jokowi Instruksikan Buka Akses Daerah Terisolasi Akibat Gempa Cianjur

Kordinator pengungsian di Kampung Cisarua Kulon, Kelurahan Rancagoong Kecamatan Cisarua, Junaidi mengatakan bahwa masih banyak warga terdampak yang belum mendapatkan bantuan secara merata.

“Untuk tempat bernaung sementara kami, mereka hanya menggunakan terpal bekas jemuran padi yang sudah pada usang, mana lagi ada 2 balita berumur dibawah 1 bulan yang butuh kelengkapan bayi,” beber Junaidi.

“Walaupun demikian kami sangat berterimakasih karena dari tim DMC IKATEK-UNHAS dan Nindya Peduli telah datang melihat secara langsung kami dilokasi ujung kampung ini dan memberikan bantuan logistik serta dapur umum,” imbuhnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Gempa di Cianjur dan Instruksikan Penanganan Korban

Diketahui bahwa gempa berkekuatan M5,6 yang berpusat di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat menimbulkan korban jiwa. Data terakhir Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Senin (21/11) pukul 09:15 WIB mencatat 284 orang meninggal dunia, dan 151 orang masih dalam pencarian.

Warga meninggal tersebar di Desa Rancagoong di Kecamatan Cilau, Desa Limbagansari di Kecamatan Cianjur, dan Kecamatan Cugenang. Tujuhratusan orang lainnya luka-luka.

Halaman:

Editor: Amril Taufik Gobel

Sumber: Nindya Karya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X