• Rabu, 5 Oktober 2022

Menteri ESDM Buka ‘The 46th IPA CONVEX‘ dan Sampaikan Potensi Bisnis Hulu Migas Indonesia

- Kamis, 22 September 2022 | 14:37 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif ketika membuka The 46th Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA CONVEX) di Jakarta, Rabu (21/9). (esdm.go.id)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif ketika membuka The 46th Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA CONVEX) di Jakarta, Rabu (21/9). (esdm.go.id)

SILANEWS- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi untuk mencapai target 1 juta barel minyak perhari (barrel oil per day/BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik perhari (billion standard cubic feet per day/BSCFD), dengan berbagai strategi.

Setidaknya 4 strategi harus dilakukan Kementerian ESDM untuk memenuhi target tersebut, yaitu optimalisasi produksi eksisting dan transformasi sumber daya untuk produksi.

Baca Juga: Menkeu Serahkan SK Presiden tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner LPS Ex-Officio OJK

Selain itu juga melakukan akselerasi Chemical Enhanced Oil Recovery (EOR) dan eksplorasi yang masif untuk penemuan besar, serta pengembangan minyak dan gas bumi non-konvensional.

Strategi itu didukung adanya potensi investasi di hulu migas yang masih terbuka lebar.

Menteri ESDM, Arifin Tasrif, mengemukakan hal itu ketika membuka ‘The 46th Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition’ (IPA CONVEX) di Jakarta, Rabu (21/9).

Baca Juga: 105 Tahun Balai Pustaka Semangat Transformasi Meraih Harapan

"Kami memiliki 70 potensi cekungan yang belum dieksplorasi untuk ditawarkan kepada para investor. Kami juga akan mengakselerasi eksplorasi di 5 Wilayah Kerja (WK) di Indonesia Timur, yakni Buton, Timor, Seram, Aru-Arafura, dan West Papua Onshore," imbuhnya.

Saat ini, terdapat 4 proyek migas yang menjanjikan, yaitu Indonesian Deepwater Development (IDD) Gendalo dan Gehem, Jambaran Tiung Biru, Lapangan Abadi, dan Tangguh Train-3, yang diperkirakan akan meningkatkan produksi minyak dan gas bumi mencapai 65.000 BOPD dan 3.484 MMSCFD, dengan total investasi lebih dari USD37 miliar.

Halaman:

Editor: Amril Taufik Gobel

Sumber: Esdm.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X