• Rabu, 5 Oktober 2022

15 Pakar Sejarah dan Budaya dari Luar Negeri akan Menjadi Pembicara Pada Seminar International di Soppeng 2023

- Senin, 19 September 2022 | 17:23 WIB
Rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka (PERWIRA LPMT) bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Prov. Sulselbar pada tanggal 16 September 2022 di Watansoppeng  (lapatau.id)
Rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka (PERWIRA LPMT) bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Prov. Sulselbar pada tanggal 16 September 2022 di Watansoppeng (lapatau.id)

SILANEWS-Rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka (PERWIRA LPMT) bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Prov. Sulselbar pada tanggal 16 September 2022 di Watansoppeng untuk merapikan persiapan pelaksanaan Festival Gau Maraja La Patau Matanna Tikka yang akan berlangsung tahun depan.

Dr. Muhammad Sapri Andi Pamulu selaku Ketua Umum PERWIRA menyampaikan kesiapan Tim Perwira sudah dilakukan sejak awal tahun 2022 termasuk mendesain konsep kegiatan dan substansinya.

Baca Juga: Gelar Anugerah Jurnalistik ke-19, Pertamina Jaring Karya Terbaik

Bahkan PERWIRA sudah melakukan pra kondisi dengan melakukan diskusi sejarah pada bulan Agustus lalu dengan menghadirkan langsung pakar sejarah Sulawesi Selatan dari Australian National University (ANU) yaitu Prof. Emeritus Campbell Macknight. Pada diskusi itu hadir pula your Dr. Kathryn Wellen (KITLV Leiden), Prof. Makoto Ito dari Jepang.

Secara khusus Terkait dengan persiapan Seminar International , pada rapat koordinasi kemarin, Sapri menyampaikan kepada Bupati Soppeng mengenai kesiapan 15 pakar dari luar negeri yang akan turut serta menjadi pembicara pada tahun 2023 nantinya.

Baca Juga: IKA UNHAS Inisiasi Galangan Kapal dan Kerjasama Bangun Kampus Unhas di Batam

Adapun nama-nama pakar yang sudah dipastikan akan hadir seperti: Leonard Andaya (Amerika) , Campbell Macknight (Australia), Sharin Grahm Davis (New Zealand), Ian Cadwell (Philipina), Kathryn Wellen (Belanda), Makoto Ito (Jepang), Annabell T. Gallop (Inggris), Stephen C. Druce ( Brunai), Lance Nolde (Amerika), Abdullah A.Zakariah (Malaysia), Martin van Bruinessen (Belanda).

Di samping itu, Seminar International tersebut juga akan menghadirkan pembicara dalam negeri yang memiliki kepakaran dalam bidang ilmu sejarah, antropologi, linguistik, sosiologi, filologi, dan budaya Sulawesi Selatan.

Pakar-pakar tersebut berada dari berbagai instansi dan perguruan tinggi, termasuk dari lingkungan BRIN Indonesia.

Halaman:

Editor: Amril Taufik Gobel

Sumber: lapatau.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Papua Bergejolak, Ini Dia Penyebabnya!

Kamis, 22 September 2022 | 23:00 WIB
X