• Rabu, 10 Agustus 2022

Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Gelar Webinar Gratis Praktik Keinsinyuran dan Tatacara Pengajuan STRI

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:52 WIB
Ilustrasi Insinyur Profesional (pindainews.com)
Ilustrasi Insinyur Profesional (pindainews.com)

SILANEWS- Dalam UU No.11 tahun 2014 secara tegas disampaikan bahwa Keinsinyuran adalah kegiatan teknik dengan menggunakan kepakaran dan keahlian berdasarkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya guna secara berkelanjutan dengan memperhatikan keselamatan, kesehatan, kemaslahatan, serta kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Praktik Keinsinyuran adalah penyelenggaraan kegiatan Keinsinyuran. Dan Insinyur adalah seseorang yang mempunyai gelar profesi di bidang Keinsinyuran.

Baca Juga: 4 Mantan Suami 'Dewi Perssik', Siapa Selanjutnya?

Undang-Undang Nomor 11 tahun 2014 tentang Keinsinyuran disahkan Presiden Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 22 Maret 2014 di Jakarta.

Undang-Undang Nomor 11 tahun 2014 tentang Keinsinyuran diundangkan kemudian oleh Menkumham Amir Syamsudin pada tanggal 24 Maret 2014 di Jakarta.

Undang-Undang Nomor 11 tahun 2014 tentang Keinsinyuran diundangkan dan ditempatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 61.

Penjelasan Atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2014 tentang Keinsinyuran diundangkan dan ditempatkan dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5520. agar setiap orang mengetahuinya.

Baca Juga: Kemenag Papua Bahas Hal Teknis Proses Pemulangan Jemaah Haji 2022 Kloter 15 dan 16 di Debarkasi Makassar

UU Keinsinyuran ini berisi ketentuan bahwa hanya orang yang berprofesi insinyur yang dapat melakukan praktek keinsinyuran. Hukum pidana positif berupa kurungan dan denda uang akan diberlakukan bagi mereka yang melanggar aturan ini.

Halaman:

Editor: Amril Taufik Gobel

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X