• Rabu, 10 Agustus 2022

Hadapi Puncak Haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna), Tim Kesehatan Haji Turunkan 782 Orang Nakes

- Jumat, 1 Juli 2022 | 23:00 WIB
Dalam rangka menghadapi puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna), tim kesehatan haji menurunkan 782 orang untuk tenaga kesehatan. (pikiran-rakyat.com)
Dalam rangka menghadapi puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna), tim kesehatan haji menurunkan 782 orang untuk tenaga kesehatan. (pikiran-rakyat.com)

SILANEWS - Dalam rangka menghadapi puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna), tim kesehatan haji menurunkan sebanyak 782 orang untuk tenaga kesehatan (nakes).

Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) kini mulai memfokuskan tenaga kesehatan dalam menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Seluruh tenaga kita fokuskan di Armuzna, yang dari Madinah juga sudah ada di Makkah,” kata Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Haji, Budi Sylvana, kepada wartawan ketika ditemui di KKHI, Rabu (29/6/2022).

Baca Juga: Project Manager Nindya Karya Berbagi Pengalaman Dalam Kuliah Umum Konstruksi di Jayapura

Untuk Armuzna, sebanyak 782 orang tenaga kesehatan akan diturunkan. Mereka terdiri dari 48 dokter spesialis, 67 dokter umum, serta ratusan perawat.

Dokter spesialis yang diterjunkan di antaranya spesialis jantung, spesialis paru, spesialis penyakit dalam, anastesi, bedah ortopedi, kulit dan kelamin, mata, dan spesialis jiwa.

“Tenaga dokter dan perawat Insya Allah sudah siap. Obat-obatan juga mencukupi untuk puncak Armuzna,” ujarnya.

Baca Juga: Penggunaan ganja untuk medis sejauh apa? Begini Kata Prof Zubairi Djoerban

Saat puncak haji, KKHI juga akan mulai mencoba rompi penurun panas, atau Carbon Cool. Rompi ini didesain khusus untuk jemaah yang mengalami heat stroke akibat udara yang cukup panas.

Halaman:

Editor: Yulyanto

Sumber: kemenag.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nindya Karya Bersama TJSL BUMN Tanam Satu Juta Pohon

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:23 WIB
X