• Kamis, 19 Mei 2022

Pertamina Sepakati 4 Peluang Kemitraan Strategis untuk Keberlanjutan Energi dan Dekarbonisasi

- Rabu, 19 Januari 2022 | 12:28 WIB
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan President Director PT Jababeka Budianto Liman melakukan Penandatanganan MOU dalam acara B20 Indonesia 2022 di Hotel Pullman, pada Selasa (18/1). (Pertamina)
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan President Director PT Jababeka Budianto Liman melakukan Penandatanganan MOU dalam acara B20 Indonesia 2022 di Hotel Pullman, pada Selasa (18/1). (Pertamina)

SILANEWS-Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam persiapan Presidensi G20 di tahun 2022, dan sebagai bagian dari The Business 20 (B20), Task Force Energy, Sustainability and Climate yang dipimpin oleh Direktur Utama PT Pertamina (PerseroNicke Widyawati,  Pertamina bergerak cepat merealisasikan langkah-langkah strategis dalam rangka program keberlanjutan energi dan dekarbonisasi dengan menyepakati 4 (empat) Nota Kesepahaman.  

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani pada 18 Januari 2022, bertepatan dengan agenda Stakeholders Consultation oleh B20 Task Force Energy, Sustainability and Climate.

Kerja sama dilakukan Pertamina dengan para mitra terkemuka skala nasional dan internasional untuk melakukan kajian dan penjajakan kerja sama untuk pengembangan upaya-upaya menuju net-zero emissions dari aspek teknologi, energi ramah lingkungan, offset emisi, dan potensi kolaborasi lainnya.

Baca Juga: PPnBM DTP Dilanjutkan, Diharapkan 'Dongkrak' Penjualan Mobil dan Produksi Industri Komponen

Pada Nota Kesepahaman pertama, Pertamina dan Jababeka sepakat untuk melakukan kerja sama dalam identifikasi dan evaluasi pengembangan Green Industrial Estate, yang termasuk di dalamnya akan mencakup pasokan gas, penyediaan pasokan listrik dari Energi Baru & Terbarukan, riset dan inovasi. 

Selanjutnya, Pertamina dengan Inpex Corporation (Inpex) juga berencana menjajaki peluang pengembangan bersama pasokan Clean-LNG dan Clean-Gas dari terminal LNG Bontang.

Kerja sama ini dimaksudkan untuk bersama-sama mengembangkan usaha untuk memproduksi LNG yang bersih secara fisik, bebas karbon di Terminal Bontang, termasuk offset melalui kredit karbon yang dapat diberikan oleh gas/LNG yang bersih secara fisik yang diproduksi di Indonesia. 

Baca Juga: Menyoal Wasir: Penyebab, Upaya Pencegahan dan Solusi Mengatasinya

Seperti dilansir dari siaran Pers Pertamina, Upaya dukungan terhadap penurunan emisi melalui pengembangan energi baru dan terbarukan, sekaligus untuk mencapai emisi net-zero dan mempromosikan climate goals juga disepakati oleh Pertamina dengan Chiyoda Corporation (Chiyoda) dengan melakukan kerja sama studi aplikasi teknologi Carbon CaptureUtilization and Storage (CCUS), dan produksi hydrogen.

Halaman:

Editor: Amril Taufik Gobel

Sumber: Pertamina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi: Hentikan Perang Sekarang Juga!

Sabtu, 14 Mei 2022 | 10:24 WIB
X