• Rabu, 10 Agustus 2022

Capai 79,6 Persen pada Juli 2022, Turki Dilanda Inflasi Tertinggi Sejak 24 Tahun Terakhir !

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:30 WIB
Ilustrasi, inflasi  (viarami/pixabay)
Ilustrasi, inflasi (viarami/pixabay)

SILANEWS-Pada Juli 2022 sejak 24 tahun terakhir, inflasi Turki naik ke tertinggi di 79,6 persen. Data menunjukkan pada hari Rabu (3/8/2022) terjadinya pelemahan lira yang berkelanjutan dan biaya energi dan komoditas global mendorong harga lebih tinggi.

Inflasi mulai melonjak musim gugur lalu, ketika lira merosot setelah bank sentral secara bertahap memangkas suku bunga sebesar 500 basis poin menjadi 14 persen, dalam siklus pelonggaran yang diupayakan oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Dari bulan ke bulan konsumen mendapati harga-harga naik, pada Juli naik 2,37 persen, Institut Statistik Turki (TUIK) mengatakan, di bawah perkiraan jajak pendapat kantor berita Reuters sebesar 2,9 persen. Setiap tahun, inflasi diperkirakan mencapai 80,5 persen.

Baca Juga: Nindya Karya Selenggarakan Focus Group Discussion Berkolaborasi Dengan Jamdatun Kejaksaan Republik Indonesia

Jason Tuvey, ekonom senior pasar negara berkembang di Capital Economics, mengatakan inflasi tahunan mungkin mendekati puncaknya, dengan inflasi energi turun tajam dan inflasi makanan tampak hampir mencapai puncaknya.

"Bahkan jika inflasi mendekati puncaknya, itu akan tetap mendekati tingkat yang sangat tinggi saat ini untuk beberapa bulan lagi. Kejatuhan lira yang tajam dan tidak teratur tetap menjadi risiko utama," kata Tuvey,” katanya.

Kenaikan tahunan terbesar terjadi di sektor transportasi, naik 119,11 persen, sementara harga makanan dan minuman non-alkohol naik 94,65 persen.

Baca Juga: Begini Hierarki Kepangkatan di Kepolisian RI, dari Bharada Hingga Jenderal

Inflasi tahun ini didorong lebih lanjut oleh dampak ekonomi dari invasi Rusia ke Ukraina, serta penurunan lira. Mata uang melemah 44 persen terhadap dolar Amerika Serikat tahun lalu, dan turun lagi 27 persen tahun ini.

Halaman:

Editor: Amril Taufik Gobel

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X