• Kamis, 11 Agustus 2022

Hanyutnya Wisatawan di Sungai Aare, Bukan Kali Pertama. Ini Faktanya!

- Sabtu, 28 Mei 2022 | 22:51 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Swiss, Muliaman Hadad mengungkapkan bahwa hanyutnya wisatawan di Sungai Aare, Bern bukan kali pertama. (Siti/Silanews.com)
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Swiss, Muliaman Hadad mengungkapkan bahwa hanyutnya wisatawan di Sungai Aare, Bern bukan kali pertama. (Siti/Silanews.com)
 
 
SILANEWS - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Swiss, Muliaman Hadad mengungkapkan bahwa hanyutnya wisatawan di Sungai Aare, Bern bukan kali pertama.
 
Selain Putra Sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, setiap tahunnya diungkapkan ada sekitar 20 kasus orang hanyut di Sungai Aare.
 
Hingga kini, upaya pencarian terhadap hanyutnya Eril di Sungai Aare, Bern, masih terus dilakukan pihak kepolisian Swiss bersama-sama dengan KBRI.
 
 
Dubes RI mengungkapkan bahwa pencarian kembali dilakukan tim SAR dan Polisi Swiss di lokasi kejadian hingga Sabtu (28/05).
 
"Pencarian dimulai 08.30 pagi waktu Swiss atau sekitar jam 14.00 Waktu Indonesia Barat," kata Dubes Muliaman Hadad dalam pernyataan pers KBRI Bern di Swiss, melalui Zoom.
 
Seperti diketahui, KBRI Bern bersama Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, mengadakan Jumpa Pers secara daring pada Sabtu, 28 Mei 2022 melalui Zoom juga live di Kompas TV, terkait hilangnya putra sulung Ridwan Kamil di Sungai Aare.
 
 
Narasumber selain Dubes Muliaman Hadad, juga dihadiri perwakilan keluarga Gubernur Jawa Barat, Elpi Nazmuzzaman.
 
Sementara junpa pers dimoderatori oleh Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Provinsi Jawa Barat, Akhmad Taufiqurrachman.
 
Selama jumpa pers berlangsung, sejumlah awak media yang hadir secara luring, diberi kesempatan bertanya, termasuk reporter Silanews.com
yang mengikuti via Zoom bersama lebih dari 200-an partisipan lainnya.
 
 
Menurut Dubes, sejak hanyutnya Eril ketika berenang di Sungai Aare Swiss pada Kamis (26/5) siang waktu setempat, upaya pencarian di hari ketiga ini dilakukan hingga selesai.
 
"Ya hingga cuaca memungkinkan untuk dilakukan proses evakuasi jika Eril sudah ditemukan. Artinya disesuaikan dengan situasi dan perkembangan di lapangan," kata Dubes Muliaman Hadad.
 
Terkait hal pencarian Eril, pihak KBRI Bern, kata Dubes, terus berkomunikasi dengan organisasi kepolisian untuk mendapatkan informasi yang aktual setiap saat. Sambil terus mendoakan keberhasilan proses pencarian oleh tim SAR.
 
 
Yang mengejutkan, dari pernyataan Dubes RI untuk Swiss tersebut, menurut Muliaman Hadad, pihaknya memperoleh informasi bahwa setiap tahun ternyata ada saja kasus orang tenggelam.
 
"Sebelum Eril hanyut, sudah sering terjadi kasus orang hanyut di sungai Aare. Setiap tahun sedikitnya ada 20 kasus," kata Dubes, menjawab pertanyaan tertulis yang diajukan jurbalis Silanews.com via chat Zoom (28/5).
 
Sementara itu perwakilan keluarga dari Gubernur Jawa Barat, Elpi Nazmuzzaman, menyampaikan kondisi terkini Ridwan Kamil beserta keluarga yang sedang berada di Kota Bern Swiss.
 
 
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada warga Indonesia terutama Jawa Barat yang telah memberikan dukungan moril, doa, dan lain-lain yang sangat membantu membesarkan hati kami sekeluarga," kata Elpi yang juga paman dari Eril.
 
Elpi juga menyatakan terima kasih kepada KBRI Bern bersama jajarannya yang telah banyak membantu keluarga Ridwan Kamil, disaat Gubernur Jabar sendiri posisinya sedang di Inggris menjalankan tugas negara.
 
Diungkapkan kembali Elpi, pihak keluarga Ridwan Kamil di Swiss ini dalam rangka mencari sekolah terkait beasiswa S2 yang diperoleh putra sulung Gubernur Jabar tersebut.
 
 
"Kepada warga dan relasi Kang Emil, pihak keluarga juga sangat menghargai karena telah diberi ruang privasi kepada keluarga Pak Gubernur yang ada di Swiss dengan tidak bertanya langsung terkait update dan lain-lain," kata Elpi.
 
"Cukup kepada kami yang mewakili di sini (Bandung Jawa Barat) terkait informasi kondisi keluarga. Mungkin ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan," kata Elpi lagi. (SHN)***
 
 

Editor: Yulyanto

Sumber: KBRI Bern Swiss

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X