• Minggu, 4 Desember 2022

Amankan Pasokan Energi, Tiongkok Tandatangani Kesepakatan Gas 27 Tahun dengan QatarEnergy

- Kamis, 24 November 2022 | 05:50 WIB
Sinopec China dań QatarEnergy tandatangabni kerja sama (Energy Connection)
Sinopec China dań QatarEnergy tandatangabni kerja sama (Energy Connection)

SILANEWS - Perang Rusia-Ukraina yang belum menampakkan kapan akan berakhir mengakibatkan dampak besar pada berkurangnya pasokan energi dari Rusia ke berbagai negara.

Akibatnya, bukan hanya negara-negara Eropa, negara-negara lainpun, salah satunya Tiongkok, dituntut untuk mencari alternatif pemasok energi ke negara lain, salah satu pilihannya dari negara-negara di Timur Tengah.

Tiongkok berupaya mencari pasokan energi, khususnya gas alam cair, dengan perjanjian dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga: Tiga Rekomendasi Dukung Net Zero Emisi Karbon Ditegaskan Oleh Task Force Energy, Sustainability & Climate B20

Hal tersebut terlihat saat QatarEnergy menandatangani kesepakatan 27 tahun untuk memasok gas alam cair (LNG) ke Sinopec China.

Perjanjian terpanjang yang pernah dilakukan tersebut karena volatilitas mendorong pembeli untuk mencari pasokan jangka panjang.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, persaingan untuk mendapatkan LNG menjadi semakin ketat, dengan Eropa, khususnya.

Baca Juga: Pengamat Intelijen Prayitno Ramelan: Indonesia Mampu Bebaskan Diri dari Jepitan AS dan Tiongkok

Negara-negara Eropa membutuhkan jumlah yang sangat besar untuk membantu menggantikan pipa gas Rusia yang biasanya menghasilkan hampir 40 persen impor benua itu.

Halaman:

Editor: Aris Heru Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT Sritex Lepas 50 Kontainer Produknya ke-20 Negara

Jumat, 16 September 2022 | 17:21 WIB
X