• Rabu, 5 Oktober 2022

Presiden Joko Widodo: Gunakan Bibit Produk Rekayasa Genetik dan Bibit Impor Untuk Tingkatkan Produksi Kedelai,

- Kamis, 22 September 2022 | 23:52 WIB
Badan Pangan Nasional Segera Tetapkan Harga Acuan Kedelai. (Pexels.com/Polina Tankilevitch)
Badan Pangan Nasional Segera Tetapkan Harga Acuan Kedelai. (Pexels.com/Polina Tankilevitch)

SILANEWS -  Kebutuhan kedelai nasional menurut BPN pada 2022 mencapai 2,84 juta ton. Sementara itu produksi nasional hanya sekitar 200 ribu ton (2021), dan meningkat menjadi 200.315 ton (2022)

Selisih antara kebutuhan dengan produksi dalam negeri diatasi dengan melakukan impor. Sementara itu jumlah kebutuhan dari tahun ke tahun terus meningkat, sehingga angka impor kedelai pun ikut naik.  

Unggahan instagram @sekretariat.kabinet, pada Senin (19/9/2022) memberitakan mengenai rapat terbatas Kabinet dipimpin Presiden Joko Widodo membahas upaya peningkatan produksi kedelai, sebagai berikut:

Baca Juga: Presiden Jokowi Dorong Peningkatan Produksi Kedelai Nasional

“Presiden Joko Widodo pimpin Rapat Terbatas mengenai Peningkatan Produktivitas Kedelai, Senin (19/09/2022), di Istana Merdeka, Jakarta.

Ratas tersebut dihadiri oleh sejumlah Kabinet Indonesia Maju antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian yasin Limpo, Menteri Perdagangan Zul hasan, Menteri BUMN Erci Thohir, dan kepala lembaga terkait.

Sementara itu dalam unggahan instagram pada hari yang sama (19/9/2022), Sekretariat Kabinat menulis dengan lebih lengkap isi rapat terbatas Presiden Joko Widodo dengan sejumlah menteri terkait dengan upaya meningkatan produktivitas kedelai, sebagai berikut:

Baca Juga: Presiden Jokowi Terima Certificate of Acknowledgement dari Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI)

“Pemerintah melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan produksi kedelai dalam negeri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menanam bibit varietas yang lebih unggul, bahkan apabila diperlukan menggunakan bibit produk rekayasa genetik atau genetically modified organism (GMO) maupun bibit impor.

Halaman:

Editor: Aris Heru Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wapres KH Ma’ruf Amin Serukan Jihad Ekonomi

Selasa, 23 Agustus 2022 | 23:58 WIB

Jalan Soekarno-Hatta Bandung

Rabu, 29 Juni 2022 | 21:11 WIB
X