• Minggu, 4 Desember 2022

PKUB Harapkan Pendirian Rumah Ibadah di Kota Cilegon Merujuk Paa Peraturan Bersama Menteri

- Sabtu, 10 September 2022 | 09:12 WIB
Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Kementerian Agama (Kemenag), Wawan Djunaedi, (pends)
Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Kementerian Agama (Kemenag), Wawan Djunaedi, (pends)

 

SILANEWS - Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Kementerian Agama (Kemenag), Wawan Djunaedi, mengharap semua kepala daerah, termasuk Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, berupaya semaksimal mungkin memenuhi hak-hak konstitusi setiap penduduk, termasuk Hak Beragama dan Berkeyakinan.

Menjadi pengetahuan umum bahwa di Kota Cilegon tidak ada rumah ibadah untuk umat selain Islam. Keadaan itu sudah berlangsung puluhan tahun, sejak 1975.

Penganut Kristen dan Katolik harus pergi ke Serang bila hendak beribadah. Sementara saat ini jumlah penganut kedua agama itu sudah mencukupi untuk memiliki rumah ibadah sendiri di Kota Cilegon.

Baca Juga: Filosofi Satu Tungku Tiga Batu, Cerminan Toleransi Umat Beragama di Kota Fakfak – Papua Barat

Menurut Wawan Djunaedi, terkait pendirian rumah ibadah, sikap Kepala Daerah seharusnya merujuk pada Peraturan Bersama Menteri (PBM) antara Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006.

Dalam hukum berlaku asas ‘lex posterior derogat legi priori’, yakni hukum yang terbaru mengesampingkan hukum yang lama.

PBM tersebut mengatur bahwa pendirian rumah ibadah harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan gedung.

Baca Juga: Mari Memaknai Toleransi dalam Islam dan Mengetahui Batas-Batasnya

Selain itu, ada juga persyaratan khusus yang harus dipenuhi terkait pendirian rumah ibadah. Pertama, daftar nama dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pengguna rumah ibadah paling sedikit 90 orang yang disahkan oleh pejabat setempat.

Halaman:

Editor: Aris Heru Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Memahami Filsafat Jalan Tengah

Rabu, 14 September 2022 | 06:00 WIB

Muhammadiyah Ajak Anggotanya Untuk Jihad Budaya

Rabu, 27 Juli 2022 | 06:30 WIB
X