• Rabu, 10 Agustus 2022

Hikmah Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad dan Tahun Baru Islam

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 22:21 WIB
Ilustrasi rombongan yang sedang Hijrah menunggangi unta. (Freepik)
Ilustrasi rombongan yang sedang Hijrah menunggangi unta. (Freepik)

SILANEWS - Ada banyak hikmah dapat digali dan dipetik dari perjalanan hijrah Rasullulah Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.

Rasulullah Muhammad SAW menyatakan dalam sabdanya, “Madinah itu seperti tungku (tukang besi) yang bisa membersihkan debu-debu yang kotor, dan membuat cemerlang kebaikan-kebaikannya.” (Hr. Bukhari)

Dari hadits tersebut maka kita dapat memaknai kata hijrah tidak hanya meninggalkan suatu tempat menuju tempat baru, tetapi juga berarti meninggalkan hal yang buruk menuju yang bai, seperti:

Baca Juga: Belum Terlambat!, Mari Panjangkan Silaturahim Dengan Tebar Ucapan dan Doa ‘Selamat Tahun Baru 1444 H'

  1. Pengorbanan besar di jalan Allah

Rasulullah SAW meninggalkan kota kelahirannya Makkah menuju kota Madinah dengan penuh kesedihan semata-mata untuk perjuangan agama islam.

“Demi Allah, sesungguhnya engkau sebaik-baik bumi Allah dan negeri Allah yang paling Dia cintai. Jikalau bukan lantaran aku dikeluarkan darimu, niscaya aku tidak keluar.” (HR. Tirmidzi)

  1. Hijrah memberi pelajaran akan persaudaraan sejati

Persaudaraan antara Muhajir (pendatang) dan Anshar (tuan rumah) adalah buah dari perjalanan ini, sehingga dapat menjadi contoh persaudaraan sejati.

Tolong menolong dalam kebaikan, rela berkorban serta saling melindungi merupakan karakter sejati dari kaum Muhajir dan Anshar.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tiba Kembali di Indonesia Usai Kunjungan Kenegaraan ke Cina, Jepang, dan Korea Selatan

Halaman:

Editor: Aris Heru Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X