• Rabu, 5 Oktober 2022

Selama Musim Haji 1443 Hijriah, Total 14 Jemaah Wafat

- Selasa, 12 Juli 2022 | 21:28 WIB
suasana haji (Pexels.com/Konevi)
suasana haji (Pexels.com/Konevi)

SILANEWS - Naik haji ke tanah suci Makkah kerap disebut pula ‘berangkat’ atau ‘pergi’ haji. Selama 40 hari para jemaah berada di sana. Namun, tidak semua yang berangkat/pergi haji berhasil pulang.

Mereka meninggal di tanah suci, dan sesuai ketentuan jenazahnya dimakamkan di sana, tidak boleh dibawa pulang ke tanah air.

Saat ini fase puncak haji hampir berakhir. Sebagian jemaah yang mengambil Nafar Awal, hari ini sudah mulai kembali ke hotelnya di Makkah. Sementara jemaah yang mengambil Nafar Tsani, masih akan menginap semalam lagi di Mina.

Baca Juga: Waspadai Travel Ilegal, Jangan Sampai Ingin Berangkat Haji atau Umroh Malah Merugi

Kepala Satuan Operasional (Kasatop) Arafah, Muzdalif, dan Mina (Armuzna) Nasrullah Jasam mengatakan, selama fase puncak haji, sejak 8 Zulhijjah 1443 H (7 Juli 2022), ada 14 jemaah yang wafat, baik di Makkah, Arafah, maupun Mina.

Data siskohat mencatat sejak awal fase Armuzna sampai hari ini, ada 14 jemaah yang wafat,” terang Nasrullah di Makkah, Senin (11/7/2022).

“Total jemaah haji Indonesia yang wafat sejak awal keberangkatan pada 4 Juni 2022 hingga hari ini berjumlah 14 orang,” sambungnya.

Baca Juga: Kepala BPIP: 'Pancasila Bisa Membentuk Tatanan Baru Dunia Lebih Maju'

Nasrullah mengatakan 14 jemaah yang wafat terdiri atas satu jemaah wafat di KKHI Arafah, enam jemaah wafat di KKHI Makkah, dan tujuh jemaah wafat di KKHI Mina.

Halaman:

Editor: Aris Heru Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Aneh, Salat Jumat di Hari Kamis

Jumat, 16 September 2022 | 07:40 WIB
X